Label

Translate

Tampilkan postingan dengan label PESAWAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PESAWAT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Awal Mula Pesawat Tempur


                                                                                    Henri Farmen  pesawat  pengintai
Pada awal Perang Dunia I diciptakanlah pesawat-    pesawat yang akan mendukung pergerakan dalam pertempuran. Pesawat ini digunakan untuk memata-matai gerakan lawan. Keterlibatan pesawat pengintai ini terasa sangat membantu pada saat terjadinya pertempuran Mons pada tanggal 23 Agustus 1914, sebuah kota industri yang kecil yang berada diselatan Belgia dimana pasukan Darat Ingris bertemu dengan Pasukan Jerman yang sedang menuju Prancis.

Dari udara tim pengintai Ingris dapat melihat pergerakan pasukan Jerman yang akan bergerak untuk mengepung Pasukan Ingris. Dengan adanya invormasi tersebut  komando tertinggi pasukan Ingris segerah memerintahkan  pasukannya untuk mundur dan bertahan di Prancis. Beberapa hari kemudian pengintai udara Prancis mencatat  pergerakan posisi bagian sayap tentara Jerman yang akan  melakukan penyerangan. . Dan hasil Pertempuran  dari Marne (5-12 September), menghentikan pergerakan Jerman ke arah Perancis dan dipaksa berertahan di Paris.Peranan pesawat sebagai alat pengintai telah terbukti. Dengan fakta ini sangat mempengaruhi perkembangan pertempuran udara dimasa depan. 
                                                                                              Ilustrasi Penembakan pesawat Jerman
Letnan WR Baca adalah seorang pilot muda di Royal Flying Corps . Pada awal Agustus 1914 Korps itu diperintahkan untuk membawa kekuatannya sebanyak 63 pesawat ke Perancis dan ditugaskan untuk melakukan  pengintaian gerakan pasukan musuh. Baca menulis dalam  buku harian berdasarkan pengalamannya dan kita dapat mengikuti  kisahnya saat ia dan pengamat nya - Jackson - terbang di atas wilayah Mons, Belgia. Dalam misinya, Letnan Baca menggunakan  pesawat yang diberi nama "Henri:  

Suatu hari, setelah melakukan pengintaian disekitar Mons dan Charleroi, Jackson melihat pesawat Taube Jerman. Saya juga telah melihatnya tapi. Kami telah selesai melakukan tugas,  dan saya tidak ingin terjadi pertempuran di udarai. Jackson selalu haus darah, bagaimanapun itu, dan berikut ia berteriak dan percakapan ini pun terjadi:
Jackson: 'Lihat, Bung! "                                                                         
'Me: "Ya, saya tahu'.
'Jackson: "Saya pikir kita harus pergi untuk melakukan sesuatu terhadap dia, anak muda'.
Me: "Lebih baik pulang dengan laporan Anda."
Jackson: "Saya pikir kita harus pergi untuk dia, orang tua." 
Me: "Baiklah." "                                                                                            
Pesawat Jerman (Tube) 

Aku mengubah arah atas perinbtahnya  dan, ketika kami melewati Pesawat Taube tersebut, Jackson melakukan dua tembakan dengan senapan. Kami berbalik dan melewati satu sama lain lagi tanpa hasil yang jelas. Hal ini terjadi tiga atau empat kali. Kemudian, 'Apakah Anda punya pistol, Bung? Amunisi saya semua habis. " Saya, merasa agak kurang nyaman dengan kejadian ini, saya katakan 'Ya. Tapi tidak ada amunisi. " "Berikan padaku,  orang tua, dan kali ini terbang melewatinya sedekat mungkin." Saya mengikuti instruksi dan, saya takjub, segera setelah kami mendekati Pesawat Taube, Jackson, dengan revolver , melemparkan kearah  baling-baling Pesawat Taube. Tentu saja tidak ada pengaruhnya dan kemudian, setelah puas, kami berbelok untuk pulang.

Itulah kisa awal mula terjadinya pertempuran udara, yang melibatkan pesawat pengintai Ingrisa (Henri Farmen) dan pesawat pengintai Jerman (Taub). Kejadian ini menginspirasi pertempuran udara dimasa depan.

Seorang Perancis  yang pertama kali mengembangkan solusi yang efektif. Pada April 1, 1915 French percontohan Roland Garros pergi mengudara dalam pesawat yg dipersenjatai dengan senapan mesin yang ditembakkan melalui baling-baling pesawatnya. Prestasi ini dicapai dengan melindungi bagian bawah pisau baling-baling dengan pelat baja dimana baja yang dibelokkan setiap peluru yang mungkin mengenai baling-baling pesawat. Itu adalah solusi kasar tetapi dapat berhasil diterapkan, pada penerbangan pertama Garros berhasil menjatuhkan pesawat mata-mata Jerman. Dalam waktu dua minggu Garros menambahkan empat pesawat lagi ke dalam daftar  pesawat musu yang dapat dijatuhkannya. Garros menjadi pahlawan nasional dan total keberhasilan menjatukan lima pesawat musuh menjadi patokan untuk angkatan  udara yang biasa disebut"Ace."
                                                                                                    Anthony Fokker (kiri)                                   
 Namun, pada tanggal 19 April, Garros terpaksa mendarat di belakang garis musuh dan rahasianya terungkap oleh pasukan Jerman. Produsen pesawat Belanda Anthony Fokker, yang memiliki pabrik di sekitar lokasi tersebut, segera dipanggil untuk memeriksa pesawat dan mempelajarinya. Pihak Jerman memerintahkan Fokker untuk kembali ke pabriknya dan segera menduplikasi machinegun Perancis dan menunjukkan kepada mereka dalam waktu 48 jam. Fokker melakukan apa yang diperintahkan dan kemudian ia mengetahui bahwa perangkat pesawat Perancis tersebut masih mentah dan yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kerusakan pada baling-baling pesawat, Fokker dan para insinyurnya mencari solusi yang lebih baik untuk itu. Hasilnya adalah machinegun yang mengeluarkan peluru dikontrol menghindari  baling-baling. Sinkronisasi ini meyakinkan bahwa peluru akan lurus tidak berbahaya melalui ruang kosong antara pisau baling-baling
                                                                                                                             
                                                                                                                                                               

Fokker Eindecker
http://images.harianjogja.com/2012/01/16-fokker-eindecker-370x181.jpgPesawat Jerman yang dibuat pada akhir 1915 ini sempat menguasai ‘udara’ Eropa. Para ahli sejarah pesawat menyebutnya era Fokker Scourge. Didesain oleh Anthony Fokker, Eindecker mampu menyinkronkan putaran baling-baling dan tembakan peluru dari senapan mesin.
Era Eindecker berakhir pada 1916 setelah Inggris dan Prancis berhasil mengungkap teknologinya. Namun pesawat ini dianggap sebagai pelopor teknologi pesawat militer saat ini.

Anton Herman Gerard Fokker (6 April 1890 – 23 Desember 1939) adalah Seorang pelopor penerbangan dan produsen pesawat terbang Belanda – Amerika . Anthony (Tony) Fokker dilahirkan di Kediri, Jawa Timur. anak dari Herman Fokker seorang pemilik perkebunan kopi Belanda.

Minggu, 09 Desember 2012

Asal Mula Pesawat Terbang


Pesawat terbang, tentu kita sudah tidak asing mendengar benda tersebut. Tapi tauhkah kita kapan awal mulanya pesawat terbang itu tercipta. Atau kalau kita ingin menggali lebih mendalam lagi kapansih ide untuk terbang ini  muncul dibenak umat manusia. Dalam tulisan ini saya coba untuk sedikit berbagi informasi yang saya kumpulkan dari berbagi artikel yang tersebar di internet.

http://i1167.photobucket.com/albums/q640/Vhie_Tha/2.jpgKita semua mungkin sudah mengetahui bahwa sejarah terciptanya pesawat terbang dimulai ketika seabad silam Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat. Tapi taukah kita bahwa ada sebagian yang berpendapat ternyata ide adanya benda yang bisa terbang  sudah ada sejak tahun 200 SM. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya gambar-gambar pada balok atas penyangga langit-langit sebuah ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno

Bahkan pada tahu 1898 ditemukan sebuah makam kuno di Saqquara, Mesir. Dimana makam tersebut yang diperkirakan dibuat pada 200 SM. Dalam makam tersebut telah ditemukan sebuah replika pesawat yang model bentuknya mirip pesawat terbang moderen.

Sejarah telah mencatat bahwa penemu pesawat terbang adalah Wilbur Wright dan Orville Wright atau kadang orang-orang menyebut mereka Wright bersaudara.Tetapi jauh sebelum itu di Andalusia Spanyol pada tahun 852, di bawah pemerintahan Khalifah Abdul Rahman II, Ibnu Firnas memutuskan untuk melakukan ujicoba ‘terbang’ dari menara Masjid Mezquita di Cordoba dengan menggunakan semacam sayap dari jubah yang disangga kayu. Sayap buatan itu ternyata membuatnya melayang sebentar di udara dan memperlambat jatuhnya, ia pun berhasil mendarat walau dengan cedera ringan. Alat yang digunakan Ibnu Firnas inilah yang kemudian dikenal sebagai parasut pertama di dunia.


Pada tahun 875, saat usianya menginjak 65 tahun, Ibnu Firnas merancang dan membuat sebuah mesin terbang yang mampu membawa manusia. Setelah versi finalnya berhasil dibuat, ia sengaja mengundang orang-orang Cordoba untuk turut menyaksikan penerbangan bersejarahnya di Jabal Al-‘Arus (Mount of the Bride) di kawasan Rusafa, dekat Cordoba.
Penerbangan yang disaksikan secara luas oleh masyarakat itu terbilang sangat sukses. Sayangnya, karena cara meluncur yang kurang baik, Ibnu Firnas terhempas ke tanah bersama pesawat layang buatannya. Dia pun mengalami cedera punggung yang sangat parah. Cederanya inilah yang membuat Ibnu Firnas tak berdaya untuk melakukan ujicoba berikutnya.Walaupun percobaan terbang menggunakan sepasang sayap dari bulu dan rangka kayu tidak berhasil dengan sempurna, namun gagasan inovatif Ibnu Firnas kemudian dipelajari Roger Bacon 500 tahun setelah Firnas meletakkan teori-teori dasar pesawat terbangnya.
Beberapa ratus kemudian ketika itu, Wright bersaudara mengamati bagaimana burung memainkan sayapnya untuk menjaga keseimbangan di udara. Mereka akhirnya memiliki ide untuk menciptakan sesuatu menyerupai burung yang menggunakan sayap agar bisa diterbangkan di udara. Percobaan demi percobaan pun dilakukan dan kemudian pada tahun 1903 percoban mereka mendekati sempurna. Akhirnya pada tahun 1908 Wright bersaudara mampu membuktikan ke masyarakat umum bahwa mereka mampu menerbangkan pesawat buatan mereka. Wilbur Wright menerbangkan pesawatnya ke Perancis, dan membuat demonstrasi akrobatik di udara. Dia juga membuat perusahaan untuk memasarkan hasil ciptaannya. Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya, teknologi penerbangan maju dengan cepat.


http://i1167.photobucket.com/albums/q640/Vhie_Tha/5.jpghttp://i1167.photobucket.com/albums/q640/Vhie_Tha/4.jpg
















               Wilbur Wright                                                               Orville Wrigh

https://miva.nando.com/mm5/graphics/00000002/WrightPOSTERlg.gif
                                        
     Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat


 Alangkah baiknya kalau kita juga tidak melupakan jasa para penemu lainnya yang mempengaruhi berkembangnya tekhnologi penerbangan.

* Layang  layang diciptakan oleh bangsa Cina pada 400-300 SM
* Leonardo da Vinci secarah ilmiah mempelajaari cara burung terbang dan membuat sketsa berbagai mesin terbang (1500)
* Ahli matematika asal Italia, Giovanni Borelli (1680) membuktikan bahwa otot manusia terlalu lemah untuk digunakan sebagai tenaga penggerak yang akan menunjang proses penerbangan.
* Jean Pdittre de Rozier dan Marquis d' Arlandes pertama kali menciptakan balon udara panas yang bisa mengudara.
* Penemu berbagnsa Ingris Sir George Cayley, menciptakan sayap yang berbaling-baling udara (1804), yang bisa mengangkut satu orang ketika mengudara setelah ditarik. Ini menjadi dasar dalam pengetahuan mengenai teori aerodinamika.
* Seorang warga Jerman Otto Lilienthal berhasil mengudara dengan pesawat gantole dari puncak bukit, menciptakan sebuah sistem untuk mengukur angkatan dari sayap pesawat yang di ujinya dan berhasil menerbangkannya (1891-1896)

Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat, Trimaksaih.

Jumat, 07 Desember 2012

Awal Mula Mesin Jet

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimnU7U1hACPkBOV-1z8AhheOnU4URMny6_eQ9Z5F6bps8AHMNi3xqhfnoKbHZgqHsBG3AiYGJPKlk7LaT2YTQ_KdCxrORBFEUzZgeDBWHyrfq_3aMDruIdjd0E3Nxh50ASgxqZfAH_DzkC/s1600/rdmwfvpp.gif Mesin jet adalah sebuah jenis mesin pembakaran dalam menghirup udara yang sering digunakan dalam pesawat. Prinsip seluruh mesin jet pada dasarnya sama; mereka mempercepat massa (udara dan hasil pembakaran) ke satu arah dan dari hukum gerak Newton ketiga mesin akan mengalami dorongan ke arah yang berlawanan.
Mesin ini menghirup udara dari depan dan mengkompresinya. Udara digabungkan dengan bahan bakar, dan dibakar. Pembakaran menambah banyak peningkatan energi dari gas yang kemudian dibuang ke belakang mesin. Proses ini mirip dengan siklus empat-gerak, dengan induksi, kompresi, penyalaan, dan pembuangan terjadi secara berkelanjutan. Mesin menghasilkan dorongan karena percepatan udara yang melaluinya; gaya yang sama dan berlawanan yang dihasilkan adalah dorongan bagi mesin.


                                                         [imagetag] 
Konsep reaksi Jet pertama kali dipercaya oleh para ilmuwan dari sebuah alat permainan di negeri Romawi kuno yang dikenal dengan sebutan Hero’s Engine. Alat permainan ini dipercaya dibuat pada masa 120 tahun SM. Alat ini menggambarkan bahwa gaya/momentum (berupa uap) yang dikeluarkan oleh mulut Jet itu mampu menghasilkan reaksi yang sama besar dengan daya dorong Jet itu sendiri.Kedua Jet kecil itu memancarkan tekanan yang berakibat kedua Jet itu bergerak berputar putar. Kemudian hasilnya Hero’s Engine-pun berputar oleh dorongan kedua Jet itu.





lmuwan Fisika terkenal, Sir Isaac Newton juga merumuskan dalam hukumnya yang ketiga, hukum Aksi dan Reaksi. Hukum itu menyatakan “Setiap gaya yang beraksi pada suatu benda, akan menghasilkan reaksi gaya yang berlawanan arah yang sama besarnya”. Dari sinilah para insinyur penerbangan memulai bekerja menciptakan suatu Mesin Jet yang menjadi tenaga pendorong pesawat terbang



Mesin jet sebenarnya diawali ketika seorang insinyur Perancis, Rene Lorin pertama kali mengajukan paten bagi mesin propulsi jetnya pada tahun 1913. Mesin yang dipatenkan adalah mesin athodyd (aero-thermodynamic-duct) yang tidak memiliki bagian berputar atau lebih populer dengan sebutan mesin pulse jet. Mesin tipe inilah yang kemudian dikembang dan dijadikan mesin tenaga utama pendorong bom terbang Jerman, V-1 yang dipakai untuk mengebom Inggris.

Selanjutnya, seorang perwira Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF), Frank Whittle kemudian seorang mahasiswa aerodinamika Universitas Gottingen, Hans von Ohain (Jerman) serta insinyur Italia, Secondo Campini mengembangkan mesin jet yang kemudian prinsip dan konsepnya dikenal pada masa-masa sekarang yakni menggunakan komponen-komponen berputar seperti kompresor dan turbin.

Atas jasa mantan rekannya di RAFserta pembiayaan untuk pengembangan dari O.T. Falk & Partners Ltd. maka Whittle membentuk perusahaan Power Jets yang akhirnya berhasil mengembangkan mesin jet dan mendapat kontrak di Angkatan Udara Inggris. Mesinnya berupa type W-1X yang kemudian ditahun 1942 diminta lisensinya oleh Amerika Serikat. Mesin type W-1X inilah diujicoba pertama kali pada bulan Desember 1940 kemudian dimodifikasi dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai tenaga dalam pesawat udara. Pesawat bermesin jet Inggris pertama kali diterbangkan oleh pilot uji Gerry Sayer pada tanggal 15 Mei 1941 dengan pesawat Gloster E.28/39.
 






https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZkwW57DJMRCnaSiz7Q72oDcsHjRsWdX84a6jf_4xeqNV1bvkztWIKXesGNo4OG2e1GO2n7mHrY3gIR_AaM3N6hGHI_JPCXQvh_B3eOceyeu0WaMktpdQ1nC1E7F4cQDvF0KzShOUyjRCy/s1600/os8uwbrq.png1.Mesin Turbo Jet

Pengembangan mesin penggerak pesawat (Engine) mengalami kemajuan sangat pesat dengan dikembangkannya mesin jenis turbojet , di mana propeller yang berfungsi untuk menghisap udara dan menghasilkan gaya dorong digantikan dengan kompresor bertekanan tinggi yang tertutup casing, mesin menyatu dengan ruang bakar dan turbin engine. Dari gambar di samping terlihat bagian-bagian dari mesin turbo jet, yang terdiri dari air inlet (saluran udara), sirip compressor rotor dan stator, saluran bahan bakar (Fuel inlet), ruang pembakaran (combuster chamber), turbin dan saluran gas buang (exhaust). Tenaga gaya dorong ( Thrust ) 100 % di hasilkan oleh exhaust jet thrust. Mesin turbojet adalah mesin jet yang paling sederhana, biasanya dipakai untuk pesawat-pesawat berkecepatan tinggi. Contoh dari mesin ini adalah mesin Roll-Royce Olypus 593 yang digunakan untuk pesawat Concorde. Jenis lain adalah mesin Marine Olympus yang memiliki kekuatan 28.000 hp (daya kuda atau setara dengan 21 MW) yang digunakan untuk menggerakkan kapal perang modern dengan bobot mati 20.000 ton dengan operasi berkecepatan tinggi..


2.Mesin Turbofan
 
Mesin turbofan ada tipe mesin jet pesawat terbang yang mirip dengan mesin turbojet. Mesin ini umumnya terdiri dari sebuah kipas internal dengan sebuah turbojet kecil yang terpasang dibelakangnya untuk menggerakkan kipas tersebut. Aliran udara yang masuk melalui kipas ini melewati turbojet, dimana sebagian kecil udara itu dibakar untuk menghidupi kipas, dan sisa udara digunakan untuk menghasilkan dorongan.
Semua mesin jet yang digunakan untuk pesawat jet komersial masa kini adalah mesin turbofan. Mesin ini lebih banyak digunakan karena sangat efesien dan relatif menghasilkan suara yang lebih kecil.



Mesin Turboprop3.Mesin Turboprop
Mesin Turboprop adalah mesin pesawat terbang dengan turbin gas terhubung ke baling-baling. Turbin gas dirancang khusus untuk keperluan ini, dengan hampir semua keluarannya digunakan untuk memutar baling-baling. Gas keluaran turbin mengandung energi yang kecil dibandingkan dengan turbojet dan berperan kecil dalam mendorong pesawat.



4.Mesin Turboshaft

Mesin Turboshaft sebenarnya adalah mesin turboprop tanpa baling-baling. Power turbin-nya dihubungkan langsung dengan reduction gearbox atau ke sebuah shaft (sumbu) sehingga tenaganya diukur dalam shaft horsepower (shp) atau kilowatt (kW).
Jenis mesin ini umumnya digunakan untuk menggerakkan helikopter, yakni menggerakan rotor utama maupun rotor ekor (tail rotor) selain itu juga digunakan dalam sektor industri dan maritim termask untuk pembangkit listrik, stasiun pompa gas dan minyak, hovercraft, dan kapal.

5.Mesin Ramjet
Ramjet merupakan suatu jenis mesin (engine) dimana apabila campuran bahan bakar dan udara yang dipercikkan api akan terjadi suatu ledakan, dan apabila ledakan tersebut terjadi secara kontinyu maka akan menghasilkan suatu dorongan (Thrust). Mesin Ramjet terbagi atas empat bagian, yaitu: saluran masuk (nosel divergen) bagian untuk aliran udara masuk, ruang campuran merupakan ruang campuran antara udara dan bahan bakar supaya bercampur secara sempurna, combustor merupakan ruang pembakaran yang dilengkapi dengan membran,yang mana berfungsi untuk mencegah tekanan balik, saluran keluar (nosel konvergen) yang berfungsi untuk memfokuskan aliran thrust, menahan panas dan meningkatkan suhu pada combustor.
Technology ram jet ini umumnya dikembangkan pada roket / pesawat ulang alik. Pesawat tanpa awak X-43A ini memanfaatkan mesin scramjet yang di masa mendatang akan dipakai juga pada pesawat ulang alik. Adapun keistimewaan dari x-434 ini adalah digunakannya mesin scramjet (supersonic combustible ramjet). Scramjet menggunakan teknologi baru yang membakar hidrogen bersama dengan oksigen yang diambil dari udara. Oksigen tersebut dihisap dan dipancarkan lagi dengan kecepatan sangat tinggi.

 Sumber: